Minggu, 01 Februari 2009

My cat lover grandma, catnya grandma ada yang homo hihihi…

Saturday, January 31, 2009


Rencana kerumah nenek akhirnya tertunda sampai jam 7 malem, masih seperti biasa rumah ini selalu berbau khas sumpek karena kotor (maklumlah nenek dan kakek udah tua jadi ga terlalu cekatan dan lincah lagi dalam hal bersih2 rumah) dan juga sangat beraroma kucing *tai kucing, kencing kucing, muntahan bulu2 dll* tapi gapapa bau khas inilah yang bikin gw selalu kangen rumah nenek.


Kadang gw ngerasa kok hubungan gw sama nenek semakin renggang aja ya?? apa karena beliau semakin tua (bukan dalam artian pikun yah) dan juga gw yang semakin dewasa jadinya kita ga se hot dulu lagi…


Waktu kecil gw suka banget deket2 sama nenek tidur dirumah nenek sampe2 *kalo malem sering juga gw ompolin dipan tuanya si nenek* susah dibawa pulang kerumah sama mamah. Dari pada ke mama gw lebih terbuka sama nenek apa2 dulunya ngadu dan curhat ke nenek, banyak pelajaran positif yang bikin gw jadi seperti sekarang *mahasiswa dengan tingkat kejorokan otak yang kronis,,, eh ga ding yang barusan boong* intinya gw belajar banyaklah dari nenek. Termasuk menikmati hidup disaat muda, sang nenek berpesan selagi muda kerjakan apa yang bisa dikerjakan, bersenang2lah, nikmati hidup, jangan mikir soal diet (makan puas2 sebelom gigi lw ompong kata nenek gw), traveling kemana lw suka mumpung masi muda ini.


Nenek punya segudang cerita dan pengalaman yang seperti terrecord dengan sangat rapi diotaknya, bagaikan file2 yang sudah dikelompokkan dengan sangat teratur didalam folder2 otak nenek dan file2 itu siap diputar kapanpun dia mau.


Jadi… setelah sarapan gw membaktikan diri gw kepada pasutri yang gw cintai ini dengan cara melakukan pekerjaan yang paling gw kuasai, pekerjaan yang sangat memerlukan konsentrasi dengan tingkat keamaanan yang sangat tinggi. Pekerjaan ini adalah: MENGEPEL LANTAI *pengalaman jadi TKW 10 tahun di Arab membuat gw expert dibidang ini!!*


Satu jam kemudia gw terkapar *dengan kedua telapan tangan dikibas2 didepan wajah sambil meniup dengan centil awalaupun ga terlalu ngefek ke tangan gw*, iyaaaa ammmpuuunn kulit tangan gw puanas kena cairan pembersih bener panas padaha biasanya tu cairan pel gw pake buat lotion gapapa lhooo. Kata nenek kalo ngerjain sesuatu harus dengan sepenuh hati,,, lhaaaa biasanya gw jadi ratu dengan perawatan kulit yang super kumplit disuruh ngepel…


Tapi gapapa gw puas dengan hasil kerjaan gw, lantai bersih kincong, mengkilat dan wangi dari dapur sampe ke teras depan tidak ada lagi bau kucing (eeh masi ada ding, lagian secara tu kucing2 masi bercokol dirumah ya baunya masi ada laaahh). Tentang kucing2 yang ada dirumah nenek, kalo gw ga salah ngitungnya yah… ada 9 atau sepuluh ekor kucing. Serba salah juga sih jadi nenek2, orang2 sekeluarga (maksudnya anak2nya nenek) sudah sangat meyarankan agar kucing2 ini segera angkat kaki dari rumah tapiii yah nenek gw cinta banget sama mereka (beneran lhooo sampe kucingnya diajak ngobrol segala). Jadi hiburan juga bagi nenek kucing2 ini dan gw juga pencinta hewan jadi kaga tega juga (sesama pencinta hewan tidak boleh saling menghakimi!!) dan gw mencoba bersikap senetral mungkin aja dalem hal ini.

Saking cintanya sama kucing si nenek sampe tau orientasi seksual kucingnya, yuup mhhmm lady I know what you thinking… sebenernya aib keluarga tapi gw harus membukanya: Kucing nenek ada yang homo huahahaha…


Lucu banget ga sih waktu tadi pagi nenek carita dengan semangatnya tentang romantisme cinta (terlarang *katanya*) sepasang insan sesama jenis ini huahaha… sumpah gw ngakak…

Ahh kalo pun didunia manusia Homoseksual sangat dikutuk dan diharamkan (perlu riset lebih jauh juga sih hipotesis ini *ahhh sok ilmiah lw prab*) paling tidak nenek gw seneng2 aja tuh kucingnya Homo hihi…

Jumat, 30 Januari 2009

Like Minds



Like Minds


Author: gradyharp from United States
For some strange reason the very fine Australian/British film LIKE MINDS underwent a name change and hit the US market as MURDEROUS INTENT. The original title is so much more apropos of the story: the alternate title tends to make the audience pass over 'just another death film' category that prevents this excellent little film from appealing to a wide audience. Writer/Director Gregory J. Reed and his talented cast and production staff deserve better as this is a stunning psychological drama well worth seeing.

The setting is an all boys' prep school and among the students is Alex (a very fine young Eddie Redmayne) who happens to be the son of the headmaster (Patrick Malahide) and is a brilliant scholar - if somewhat of a troublemaker at the same time. Into this setting arrives a new student Nigel (an equally fine young Tom Sturridge) who is a darkly quiet, malevolent, bright lad preoccupied with history and necrophilia. The two boys are placed together as roommates, much to Alex's objections, and gradually secrets are unraveled that show how the two boys become, via gestalt, a sum of evil greater than its parts. Alex is horrified and yet fascinated with the ritual-influenced deaths that begin to occur and when Nigel himself is murdered, Alex is the blamed.

Enter the police: McKenzie (Richard Roxburgh) arrests and charges Alex with murder, but requires substantiation from a forensic psychologist Sally (the always superb Toni Collette). Sally interviews Alex, observes his behavior and manages to get inside his mind, learn about the historical data that has directed the evil from her astute questioning sessions with Alex, and begins to follow her own intuition about the case. There are twists and turns, flashbacks to incidents, investigation details, and discoveries bordering on the occult that spin this dark yarn like a helix of fear. The ending will surprise the viewer.


The script is superb, the acting is top notch, the production design is accomplished and the musical score by Carlo Giacco is simply brilliant. This is a fine art film, graced by the quality of superior acting set by Collette, and is a tense drama that will keep an audience thinking and involved to the final credits. Highly Recommended

Kamis, 29 Januari 2009

Main kerumah Nenek…

Jumat 30 januari 2009

Hihihi… rasanya judul diatas mirip sama judul PR (pekerjaan rumah yang gw maksud bo') mengarang waktu SD dulu *karangan dimulai dengan kalimat "pada suatu hari…"*. Tapi yah ga tau lagi deh ini tulisan mau dikasi judul apalagi, mang gw kangen sama kakek dan nenek dan udah harus kesana sebelum ditelponin untuk yang kesekian kalinya. Agak kelewatan juga siy gw dari sejak balik dari Jayapura awal Desember lalu gw belum jenguk nenek.

MMhhhmm dari Senin sampai Jumat hari ini kaga ada satu kegiatan yang berarti yang gw lakuin secara liburan ini bikin gw jadi mati gaya dan dilanda penyakit kebosanan yang parah banget. Sebenarnya mau pergi bareng Ori, David dan Paik ke Medan. Liburan, senang2 dan ketemu teman2 gw yang … duh sumpah gw kuaaangen banget sama mereka… sayang unfortunately

I have to stay in this fuckin' city becoz gw harus ngerjain proposal laknat ini!!!


Duuhh jealous banget gw, mereka seneng2 dan traveling and I stuck here…

Balik lagi kehari2 gw seminggu ini, gw yakin walaupun ga penting tapi penggemar2 gw pasti menanti2kan tulisan ini walaupun kaga penting sama sekali huahahaha…


Senin 26 januari

secara libur nasional Imlek gitu dan juga hujan lebat sepanjang hari jadi ga bisa kemana2, ehh boong ding sebenarnya ada tawaran dari etek buat makan mareng di Haus Tea bareng GBGS (biasalah urusan AIESEC) trus Ori juga ngajakin gw buat pergi keluar, gila banget padahal kan dia baru turun pesawat bukannya istirahat dan ngumpul dulu bareng kleuarga.


Selasa 27 januari

Hari selasanya gw ngapain yak??? Mmhhh?? Bodoh, kan gw ke kampus bareng Ori. Pagi itu dia udah nungguin gw di depan puing2 Minang Plaza, mall ala Padang hihihi… dan naik angkot yang sama dengan yang gw naiki dari rumah. Kampus sepi sih, gw ujian aja dulu (Antropologi pendidikan, lisan lho bo' bareng bu Yun lagi) huuff tapi gw berhasil dengan sukses kok dan tapat pujian-yang-ga-mirip-pujian-karena-pujiannya-sangat-berbobot *gw bilang ke bu Yun "ini pujian bu?" "iya mang ga terdengar seperti memuji ya??"* hoho.. Lega gw akhirnya ujian berakhir. Trus nyusulin Ori yang gw suruh nungguin di lab, eeeh ternyata teteman gw semua udah pada ngumpul di café, untung deh padahal ga janjian sama mereka.


Hihi… seneng deh ketemu sama mereka teteman ku *teteman bentuk jamak dari kata teman menurut tatabahasa yang baik dan benar ala Echa, Beth dan Rani hehe aku suka gadis2 ini* bisa ngerumpi ala anak2 antro dengan bahasa joke yang sangat kasar dan jorok yang banyak kata2-mutiara-yang-sangat-tidak-bisa-kami-ucapkan-di-rumah. Ngobrol bareng mereka bisa jadi obat pelepas stress yang sangat mujarab bagi gw. Mungkin Ory yang tadi berfikiran kalau anak2 padang alim2 semua karna banyakan berjilbab bisa berubah bikiran hihi… belum tau aja sih gimana kita :).


Satu2nya yang bikin mood gw rusak adalah gw harus balik pulang bareng Mayka senior gw (anak angkatan 2003) buat ngambil buku dia yang ketinggalan dirumah. Anjiiing padahal gw mau jejalan2 *satulagi gramar ala2 cewe2 gila dikelas gw, bentuk jamak dari kata jalan* sampe sore dan pulang malam dari melacur bareng si Adit huahahaha…


Yuuup pulang bareng Mayka jemput buku laknat itu. Alesan rumah gw jauh banget *dalam artian sebenarnya dan rumah gw mang jauh* ga mempan, dia ngotot mau jemput tu buku. Sepanjang jalan dengerin ocehannya otak gw yang cerdas ini segera gw set supaya mulut gw automatically ngejawab kata2 seperti Mhhm, iya, yup, oo gitu dll selama diatas motor.


Kekecawaan gw hari itu gw obati *lebih tepatnya kata obati diganti dengan lampiaskan* dengan meminjam film2 bagus di ultra malam harinya pilihan gw jatuh pada in the land of women, stop loss, the happening dan sisterhood and pants something (lupa judulnya apa) semua bagus2 ga ada penyesalan gw minjam film2 itu.


Rabu 28 januari

Ga kemana2 cuma tidur2an seharian dirumah sorenya rencananya mau bailikin film2 ini tapi nunggu motornya mama dulu, dari pada naek angkot 3500 lho ngokosnya pulang balik *dengan uang segitu bisa minjem film dua hari di Ultra Disc lhoo, Ting* karena mama lama pulangnya plus males juga mengguerakkan pantat gw yang penuh lemak ini buat jalan gw jadinya nyuruh si agil adek gw…


Kamis 29 januari

Ke pustaka propinsi, si adit yang udah gw smsin sejak pagi ga dibales (belakangan pelacur ini telpon gw waktu gw udah diangkot dalam perjalanan pulang, dasarrrr!!!). Jadinya gw bertualang sendirian minjem pemikiran etnis Tionghoa, pembantaian etnis Tionghoa di Batavia dan guess what… gw nemuin Jakarta Under cover; sex and the city diantara tumpukan buku2 baru setelah neyemplungin kepala gw dan ngubrak-ngabrik buku2 *lebay ding…* awalnya si petugas rada ragu gitu pas negliat gw minjem buku baru yang belon dientry tapi untunglah wajah gw yang imut dan tingkah polah gw yang menggemaskan dia meloloskan buku2 itu huahahaha…

Selasa, 27 Januari 2009

Otak gw terganggu ("disorder")???ADD (Attention Deficit Disorder)...

Gw jadi sedikit pusing dan mual waktu ngeti tulisan ini *sambil meletakkan tangan di jidad ala Peggy Melati dan berteraik dengab centil: Pusssyyyyyiiingg* tp beneran lhoo. Gw ga pernah bener2 menganggap kesulitan gw dalem berkonsentrasi yang gw alami selama ini sebagai suatu disorder (gangguan) walaupun sebenarnya itu cukup mengaggu.

Ok gini ceritanya beberapa hari yang lalu gw baca2 blog langganan gw, Blog ini milik seseorang yang bernama Roid *dari namanya loe bisa ga ngebanyangin orangnya kaya apa??* pokoknya bagi loe semua yang merasa dilanda stress blog ini gw rekomedasiin buat dibaca (ada linknya di menu link gw). Trus blog ini sendiri gw dapetin dari ngeklik another stupid itcy bitchy blog *tapi seru dan bikin ngakak* yang bernama orgamingorganism *dari namanya aja udah kebayang kan betapa cabulnya blog ini… huahaha*. Lha terus hubungannya dengan ADD APA BENCONG???!!! *sabar buuu, gaya Olga Saputra mengurut dada*

Singkat cerita si Roid dalam blognya pegawainegrisexy.blogspot.com nyinggung dikit tentang ADD tapi satu kata ini tiba2 menggali memori gw entah berapa tahun lalu pada sebuah artikel tentang "gangguan konsentrasi" yang pernah gw baca disuatu majalah. Hari itu gw kaga langsung googling, baru pagi ini gw ngadain riset kecil2an tentang ADD ini. Guess what apa yang gw dapet dari riset kecil ini ?? I think I'm positive ADD :(

What is A.D.D.?

"ADD Stands for Attention Deficit Disorder This is one of the only times that I will refer to ADD as Attention Deficit Disorder. Those of us that are ADD know that attention is only one part of being ADD. Plus we really don't have an attention deficit. In fact we actually have an over abundance of attention. It's just hard for us to pay attention to only one thing at a time. If that one thing is boring or meaningless to us, it is next to impossible to pay attention to it…"

Waktu ngebaca simptom nya *they perfectly describing me*, cuma perlu enam dari delapan gejala untuk memperkirakan apakah seseorang itu ADD. Guess what I have eight of them:

There are two major types of ADD at this time (this aspect of ADD keeps evolving): ADD with hyperactivity (the traditional type of ADD) and ADD without hyperactivity ("inattentive" type). Here are the DSM IV diagnostic criteria in a condensed form:

Inattention (must meet six of the following to a degree that is "maladaptive"):

  • Often fails to give close attention to details or makes mistakes in schoolwork;
  • difficulty sustaining attention in tasks;
  • seems not to listen; (Cuma ini yang gw rasa ga terlalu tepat, karena gw selalu ngerasa selalu pay attention kok when talking to someone!! Atau ada yang pernah ngerasa gw ga pay attention????)
  • fails to follow instructions or finish work;
  • unorganized;
  • difficulties with schoolwork or homework;
  • loses things like school assignments, books, tools, etc.;
  • easily distracted;
  • forgetful about daily activities.

Yah yang paling gw rasain adalah sulit berkonsentrasi, gangguan atau yang lebih tepat rangsangan sekecil apapun bisa bikin pikiran gw teralihkan, trus kalo gw lagi ngerjain sesuatu tugas kuliah misalnya bahkan kalau lagi dikelas pikiran gw gampang banget teralihnkan dengan yang lain trus gw kesulitan dalam mengerjakan itung2an bahkan kalau gw disuruh baca no hp di phone book hp, gw bisa bacanya sampe tiga kali (mingkin juga lebih) karena takut salah dan pas gw baca angka2 nya kaya nyatu dan dempet2 gitu. Yang lainnya gw ga pernah kerjakan sesuatu dengan konsisten misalnya dua minggu lalu kan lagi buanyak banget tuh tugas akhir semester, semua pada numpuk dah. Nah gw dari satu tugas loncat ngerjain tugas lainnya trus balik lagi ke tugas yang pada awalnya gw pikir udah selesai karena gw ngerasa ada aja sesutu yang kurang.

Ooooohh is there some else like me out there??ga mungkin cuma kan gw satu2nya di kota ini yang jadi "people who living with ADD" (istilah website laknat ini) *jadi inget istilah "people who living with HIV"* masih ada ga yahhh perusahaan yang mau nerima karyawan yang ADD, duh mudah2an semua HRD pada bego semua dan ga pernah denger ADD sebelumnya. Trus is there any girls *or guys haha* yang masih mau kawin sama gw? Should I change my fans club name become ADDers???

Aaahh peduli setan toh juga banyak orang2 hebat yang "katanya" ADD!!



~~~~If you wanna join with us in ADD club or if you an ADD lovers, please contact me!!

Imlek di kota Padang

Barongsai lagi sembahyang di klenteng.


Hayu and her big penis Lion's sculpture


Pemain Barngsainya lagi siap-siap

Ngelepasin burung sebagai pertanda kebebasan kali ya??


Awalnya seh rada males gitu keluar rumah, tapi karena pembantu gw si Hayu udah memohon2 *biar gaji saya ga dibayar juga gpp deh tuan,,, dengan tampang memelas* minta ditemenin buat ngeliat sodaranya Barongsai akhirnya gw keluar dari persemayaman gw. Dengan sagat terpaksa gw turun dari kasur gw yang super empuk dengan renda2 berwarna pink dan segera memasang konde dengan setelan kebaya favorit gw---- ga ding, yang barusan lebay version!

Seseorang yang masih gw anggap sebagai best-friend-tapi-sok-nya-setinggi-langit malah ngambek padahal gw udah bawa2 laptop jadul gw yang berat anak-gajah-prematur-karena-ibunya-ngerokok-terus-akibat-suaminya-yang-singkuh. Bencong!! niatnye seh mau ngopy film2 dari si adit tapi karena tuh pelacur udah kabur duluan akhirnya cuma gw dan Hayu yang gentayangan di kawasan Pondok alias chinatown nya kota Padang. Makan dulu, setelah nyampe klenteng (yang jadi pusat perayaan Imlek) malah sepi aja tuh. Ada sih dari she (marga) Huang yang lagi tampil barongsainya tapi yang kita harapkan kan suatu tahun baruan yang rame gitu… eh ternyata kata kenalan-gw-yang-gw-lupa-namanya-siapa *as usual I never pay attention to somebodies name* acaranya baru mulai jam 7, damn!



Muter2 sekitaran kota Padang tempo doloe ini, ga cukup. Lalu kami sempat nangkring di depan gedung2nya perkumpulan marga Tionghoa dan heeeeii ada yang terlepas dari pengamatan gw pada patung2 singa makhluk mitologi Cina penjaga bangunan selama ini… ternyata untuk membedakan yang mana yang cewe dan cowok selain dibedakan oleh bola yang ada dikaki si singa ternyata singa yang cowo alias lekong punya Penis huahaha *evil laugh*. Hayu dengan semangatnya berfoto didepan patung singa *yang ada penisnya tentunya* (pake di zoom lagi bo'). Pasti yang bikin patung ga belajar anatomi tubuh binatang, lhaa kok penis singanya di sunat dan ga proporsional lagi ukurannya hahaha…..



Trus ketemu sama Arland dan Yuyoet mereka pake motor (curang, padahal kita jalan kaki), karena pertunjukan barongsai sodaranya si Hayu masih lama maka kami memutuskan buat mampir ke toko manisan, since I fallin in love with them *Ooohh manisan may I marry you* saking sukanya gw makan manisan si Pii jadi bertanya2 kok gw nikmat banget makannya? Yaiyalah nikmat sampe2 gw hampir orgasme karena nikmat banget huahahaha!!!

Ehhh acaranya seru banget lhoo secara gw suka banget liat barongsai dan Liong2 ini menari, pasti kalau gw yang didalam barongsainya pasti si barongsai bakalan centil kaya gw hehehe… *kemana sih otak Soeharto dan pemerintahan laknatnya yang melarang dilakukannya kesenian seindah ini* trus klenteng berhias cuantik banget banyak lampian merah dan ruame banget orang2 pada ngumpul semua.



Huuuhaaa -_-ZZzzzz… ngantuk banget, Selamat Taon Baru (Ilmlek) aja buat semua yang ngerayain yah!





Ps: buat penggemar gw semua potonya belom sempat gw post karena laptop laknat ini entah untuk yang keberapa kalinya terjangkit virus (nyusul aja ya guys)








~~~~Ntar dimimpi makan manisan ah…

Minggu, 25 Januari 2009

ga da judul (sok misterius aja gw)

Kamis, 22 Januari 2009


Setelah bikin janji pada malam sebelumnya dengan pak Gunawan Halim sang sekretaris she Lim (perkumpulan keluarga Lim) duh pas nelpon kayanya gw dah dapet firasat kagak enak gitu yah…



Jam 11 janjiannya, aku telat 2 menit. Tapi pak Gunawannya sendiri baru dateng 20 menit kemudian (kata bapak yang disekretariat beliau lagi di bank). Sebelumnya--- waktu gw baru nyampe ada sekitar 5 orang bapak2 yang lagi ngobrol seru, gw yang tadinya duduk disekretariat jadi tertarik karena mereka ternyata lagi ngobrolin masalah kio yang akan diarak besok ini. Beberapa pokok pembicaraan yang gw tangkap dari mereka adalah soal patung mak co po yang sudah mulai rusak, keaslian patung yang ada ditangan mereka sekarang, sejarah patung itu sampai ke mereka dan siapa pemilik patung itu sebelum sampai dirumah perkumpulan keluarga Lim sekrang, trus juga gw dengar mereka berdebat seru tentang hal2 teknis lainnya yang berkaitan dengan kio yang akan diarak: soal hiasan (semacam kain apa gitu), naga, dan berdebat mengenai warna apa yang patut dan pentingnya warna2 tertentu bagi mereka didalam upacara itu.



Ooohhh Good gw marusak semuanya, padahal keadaan alami yang seperti itu harusnya jadi sumber informasi yang paling penting didalam riset ini. Waktu aku ikut nibrung didalam percakapan, mereka langsung berubah…

Emang ternyata paling susaaaaah meneliti manusia yah, ga bisa make metode2 ilmu eksak yang sangat diagung2kan oleh mereka2 itu. Tikus masuk lab diapain juga bakalan nurut. Tapi they are human being gitu lhooo jangankan melakukan berbagai tindakan eksperimental, mendekat dikit aja setting alami kehidupan mereka akan seketika berubah

Jadi gw ikut (mengikutkan diri lebih tepatnya) dalam percakapan mereka, tapi mereka menanggapi dengan sambil lalu. Sama sekali ga tertaik. Okayyy… mungkin gw lebih baik pake wait-and-see-method. Sabaaaaaarrrrr….


Tapi sekedar catatan ada kemiripan watak orang2 tionghoa yang gw amati: Mereka tidak mau sembarangan bicara dan memberikan informasi kalau mereka merasa tidak berkompeten dalam hal2 tertentu. Orang2 tertentulah yang akan memberikan informasi karena mereka memiliki wewenang.


Lalu pak Gun dateng, alih2 diajak gabung dengan segerombolan bapak2 yang ada diluar gw diajak kedalam dan bgobrol berhadap2an sisebuah meja papan berbentuk segi empat didalam gedung. Duuuhh kalu liat mejanya jadi inget meja mahjong di film2 cina deh. Balik lagi ke pak Gun,,,, pembicaraan kaku, banyak terjadi jeda2 panjang disepanjang wawancara, informan sangat tidak kooperatf, gw berusaha sekuat tenaga mencairrkan suasana tapi mungkin mang dasar dia nya aja yang orangnya begitu.


Tapi ya sutra lah bo' menjengkelkan… bener2 bikin gw sebel banget.

Keluar dari gedung perkumpulan keluarga Lim gw ga tau lagi mau ngapain dan mau kemana. Suddenly dapet ide untuk main2 ke toko yang jual perlengkapan sembahyang yang letaknya pas didepan gedung Lim. Celingak celinguk eeeh gw liat berjejer botol2 (tepatnya topless *tidak punya Top heehehe*) manisan, maksud hati ingin sekedar beramah tamah sama yang punya toko nanyain… "waaah ada jual manisan juga yah ci, blabla…" yang ini namanya buah apa…" eh malah ditawari nyicip satu, ga yakin sama rasanya secara mereka item2 dan keriput, sangat tidak menarik hati lah pokoknya. Oooh woow amazing *lebay banget ga sih??* gw jatuh cinta sama manisan ini. Nyicip lagi dan nyicip lagi yang jenisnya beda *secara nama buahnya bahasa Mandarin semua bo' mana inget gw*


Singkat cerita gw beli dua bungkus yang dicampur2 Rp. 10 ribu [lumayan mahal tapi ok lah]. Trus gw minta bantuan si cici buat ngenalin peralatan dan perlengkapan sembahyang orang Tionghua, capek juga ngelilingi toko yang luasnya ga seberapa ini. Dua kali keliling sambil nyatet namanya, trus dua kali juga gw bolak balik buat mengabadikannya dengan kamera gw. Duuh ternyata muka gw yang imut dan tingkah laku gw yang menggemaskan membuat si cici tersentuh hatinya dan memberikan gw segelas air putih. Ooohh nikmatnya air ini *lebih nikmat dari seks dan hampir bikin gw orgasme huahahaha*--- tu kan lebay lagiii. Hentikan!

Jadi sambil minum selesai foto session dengan model2 cantik berbagai perlengkapan sembahyang gw ngobrol dengan cici dan ada cici yang satu lagi *kayanya kakak adek gt mereka* gw menebak kalo dia yang punya toko. Trus ada juga koko yang gw duga adalah suami dari si cici pemilik toko dan juga seorang ibu, orangtua salah satu dari mereka lah. Pas gw baru dateng koko nya lagi sembahyang menarik bagi gw orang yang dari kebudayaan lain melihat cara mereka beribadah.



MMhhh cukuplah buat hari ini.

Met taon Baru yahh

HHohoho... Selamat Tahun Baruuuu Imlek ya buat semuanya!!!

My Visitors

mereka yang berkunjung


View My Stats